Kejari Sorong Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Proyek PLTD

Bagikan ke Media Sosial

Sorong – Terkait dengan kasus dugaan Tindak Pindana Korupsi (Tipikor) proyek Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) tahun anggaran 2010 Pemda Kabupaten Raja Ampat, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sorong menetapkan tiga tersangka, yakni PPT, WPM dan BT.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Sorong, Indra Timothy membeberkan terkait tersangka kasus Tipikor proyek PLTD. Namun Indra belum bisa merincikan besaran kerugian negara pada kasus dugaan Tipikor PLTD itu.

“Kerugian negara masih dihitung Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Papua Barat. Tapi kami sudah bisa prediksi besaran kerugiannya sesuai perhitungan ahli. Diperkirakan minggu ini sudah ada hasilnya,” kata Indra mewakili Kepala Kejari Sorong, Akhmad Muhdor kepada wartawan, Senin, 15 Oktober 2018.

Indra juga mengaku kasus yang tengah ditangani ini murni hasil penyelidikan Kejari Sorong sejak 2017. “Dalam kasus ini, tiga tersangka disangkakan Pasal 2 dan 3 ayat (1) Pemberantasan Korupsi dan paaal 18 ayat (2)(3) UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 tahun 2001 Jo 55 Ayat (1) ke-1 KUHP,” jelasnya.***(Veydaody)