Kejaksaan Negeri Sorong Menetapkan 4 tersangka pada Proyek Pengadaan Pusling Perairan DinKes Kabupaten Tambrauw

Bagikan ke Media Sosial

Kepala Kejaksaan Negeri Sorong Bapak, Erwin Priyadi Hamonangan Saragih, SH., MH didampingi Kasi Intel Bapak, Raffles Devit Marianto Napitupulu, SH, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Bapak Khusnul Fuad, SH dan Kasubsi Penyidikan Bapak Stevy Ayorbaba, SH  mengumumkan penetapan tersangka terkait dugaan adanya tindak pidana korupsi senilai Rp. 2.178.420.000,00 (dua milyar seratus tujuh puluh delapan juta empat ratus dua puluh ribu rupiah) adalah nilai kontrak pada pengadaan puskesmas keliling perairan TA 2016 penetapan 4 tersangka pada Senin, (15 Maret 2021).

Tersangka tersebut berinisial YAW selaku Direktur pada CV. RIBAFA, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Tambrauw  berinisial PT, PPK berinsisial OB dan Direktur Javanese Boats berinsisial  AS.

Tim menetapkan 4 (empat) tersangka pada  pengadaan puskesmas keliling perairan TA 2016. Seharusnya kegiatan tersebut dilakukan proses lelang sesuai aturan pengadaan barang/jasa, namun tidak dilakukan proses lelang sehingga Kepala Dinas Kesehatan Kab. Tambrauw  berinisial PT mengarahkan untuk kegiatan tersebut dikerjakan YAW selaku Direktur pada CV. RIBAFA.

YAW Direktur pada CV. RIBAFA melakukan pembelian puskesmas keliling (Pusling) di Sidoarjo Surabaya melaui Direktur Javanese Boats berinsisial  AS.

Kerugian yang diakibatkan dari perbuatan tersangka adalah sebesar Rp. 1.950.676.090,00. (satu milyar Sembilan ratus lima puluh juta enam ratus tujuh puluh enam Sembilan puluh rupiah) berdasarkan Laporan Hasil Audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara Nomor : (LAPKNN-30/PW27/5/2021) BPKP Perwakilan Provinsi Papua Barat tanggal, 22 Februari 2021. (adminsorong)