Kasus Pemilik 275 Liter Sopi Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Sorong

Bagikan ke Media Sosial

Sorong – Diduga menyalahi Undang-Undang Pangan dengan menjual minuman beralkohol atau minuman keras (miras) lokal jenis sopi, Asnawi (36 tahun), warga asal Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara diproses hukum.

Kini berkas kasus Asnawi dilimpahkan penyidik Pol Air Polda Papua Barat ke Kejaksaan Negeri Sorong pada Jumat, 13 Oktober 2017. Tersangka dilimpahkan bersama barang bukti 11 jeriken miras jenis sopi ukuran 25 liter. Jadi jumlah totalnya ada 275 liter miras jenis sopi. Kasusnya ini ditangani langsung jaksa Pieter Louw.Usai melakukan pemeriksaan terhadap tersangka sekaligus penelitian berkas perkara, Pieter yang ditemui di ruangannya menjelaskan, tersangka telah menyalahi Undang-Undang Pangan.

Menurut Pieter, tersangka Asnawi dengan menggunakan Kapal KM Dua Putri membeli 25 jeriken sopi dari daerah Loloda, Desa Kapa-Kapa, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara lalu hendak dijual.

“Ketika kapal yang memuat sopi tiba di perairan Lilinta, Distrik Misool, Kabupaten Raja Ampat pada Kamis, 17 Agustus 2017, sekitar pukul 18.00 WIT tersangka ditangkap patroli gabungan Dit Pol Air Polda Papua Barat dan polisi perairan Mabes Polri Satuan Nusantara KP Punau. Kapal dan barang bukti langsung dievakuasi ke Mako Pol Air Polda Papua Barat,” jelas Pieter.Saat ditanya mengenai pasal yang disangkakan, kata Pieter, perbuatan tersangka melanggar Pasal 135 Jo Pasal 27 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Dan ancaman hukumannya dua tahun penjara, atau denda paling banyak 4 miliar rupiah, ujarnya.