Jaksa Masuk Sekolah di SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong

Bagikan ke Media Sosial

Sorong – Para jaksa saat ini memang diwajibkan datang dan mengajar di sekolah melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Program ini digelar untuk menumbuhkembangkan kesadaran hukum bagi masyarakat secara umum dan pelajar secara khusus. Dan para pelajar memang seharusnya mendapat ilmu hukum sejak dini.

Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Sorong mengadakan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong Papua Barat, 17/07/ 2019 yang dikuti 102 siswa-siswi dan perwakilan guru dengan materi tentang Generasi Milenial Prestasi Tanpa Narkoba yang dibawakan oleh Narasumber Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel)  Djino Dian Talakua, SH.,M.H dan Haris Suhud Tomia, SH.

“Program JMS ini merupakan program pemerintah pusat yang dicanangkan di seluruh wilayah Indonesia, yang harus diterapkan secara intensif,” tegas Kasi Intel Djino Dian Talakua, SH.,M.H.

“Siswa-siswi harus berprestasi tanpa Narkoba, dengan memahami dan menaati hukum bisa berprestasi dan membanggakan serta  diharapkan menjadi pemimpin-pemimpin masa depan,” tandasnya.

Sementara itu, Haris Suhud Tomia, SH menegaskan didepan para siswa-siswi tentang bahaya penggunaan Narkoba, “Ya ini salah satu upaya kita. Jadi kita berikan pemahaman, tindakan-tindakan yang tidak boleh di lakukan, sanksi yang di kenakan untuk para pengguna Narkoba. Jadi mereka nantinya bisa memberikan informasi juga kepada teman, keluarga, atau saudara terhadap apa yang kita sampaikan tadi dalam hal ini bahaya penggunaan Narkoba,” sebutnya.

Ia menambahkan bahwa kedepan, selain dengan memberikan pemahaman terhadap siswa-siswi. Pihaknya juga akan memberikan pemahaman terhadap orang tua atau wali murid, sehingga antara anak dan orang tua juga saling memahami bahaya Narkoba. (admin)