DEMO DAMAI SOLIDARITAS MAHASISWA DAN MASYARAKAT PEDULI PEMBANGUNAN AIR BERSIH DISTRIK MIYAH SELATAN MEMINTA KEJARI SORONG PROSES PELAKU PADA PENGADAAN AIR BERSIH TA. 2016-2019

Bagikan ke Media Sosial

Solidaritas Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Pembangunan Air Bersih Distrik Miyah Selatan Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat berjumlah sekitar belasan mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Sorong pada Jumat, (12/03/2021).

Kedatangan Solidaritas Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Pembangunan Air Bersih Distrik Miyah Selatan Kabupaten Tambrauw melakukan aksi demo damai meminta,  Kejaksaan Negeri Sorong agar menangkap pelaku pada proyek pengadaan air bersih tahun anggaran 2016-2019 bersumber dari APBD Kabupaten Tambrauw, provinsi Papua barat.

Menanggapi aksi demo tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Sorong melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Bapak Khusnul Fuad, SH bersama Kepala Seksi Intelijen Bapak, Raffles Devit Marianto Napitupulu, SH. mengatakan, Kejari Sorong sudah melakukan upaya dalam hal ini pengumpulan data,

“Kami telah mendapatkan informasi bahwa teman-teman Solidaritas Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Pembangunan Air Bersih Distrik Miyah Selatan Kabupaten Tambrauw sudah melakukan pelaporan juga di Polres, nah ini juga kami akan berkoordinasi terkait masalah penanganan perkara ini, jangan sampai ada pendobelan proses penanganan, “ungkap Kasi Pidsus.

Kami tetap berkomitmen Kepala Kejaksaan Negeri Sorong akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memperjelas bagaimana proses pembangunan ini yang tidak dirasakan masyarakat, “ saya dan pak Kasi Intel akan mencoba untuk melakukan penelurusan kembali terkait dokumen-dokumen dan segera akan kami sampaikan ke public, “Jelas Kasi Pidsus Bapak, Khusnul Fuad.

 

Berikut beberapa poin tuntutan ;

  1. Mahasiswa dan Masyarakat meminta dengan Tegas kepada pihak penegak Hukum (KEPOLISIAN & KEJAKSAN) untuk menindak-lanjuti masalah pengaduan proyek pembangunan air bersih di Distrik Miyah Selatan.
  2. Kami Mahasiswa DAN MASYARAKAT Miyah Selatan, meminta kepada pihak penegak hukum segera membentuk team Pemeriksaan Tempat (Audit Fisik) proyek Air Besih di maksud. Proyek tersebut yang dibangun APBD Tambrauw dua (11) Tahap.
  3. Kami Mahasiswa dan Masyarakat Distrik Miyah Selatan meminta dengan tegas kepada pihak penegak hukum (KEPOLISIAN & KEJAKSAN) supaya segera Mengusut, Memperoses dan Menghukum pihak-pihak yang menghalangi proses penegakan hokum masalah pembangunan proyek air bersih di Distrik Miyah Selatan Kabupaten Tambrauw.
  4. Mahasiswa dan masyarakat Miyah Selatan meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tambrauw dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumah Rakyat (PUPR) segera menganggarkan Dana untuk pembangunan air bersih di Distrik Miyah Selatan.
  5. Sebagai informasi PEMDA Tambruw alokasikan APBD 2 (dua) TAHAP, Semua dokumen di Dinas terkait Kabupaten Tambrauw dan Perusahan Pelaksana.

KORDINATOR AKSI:

Ketua Korlap

MART MARTEN MOMO

 

FRANSISKUS HAE

Sekretaris Korlap

AGUSTINUS SEDIK

Pihak Penanggung Jawab

OSKAR BAME

(adminsorong)